Ketika waktu berjalan ........
tanpa terasa hari demi hari kita lalui
dalam perjalanan panjang kehidupan kita
Ada saat kita saling bersisian
Namun tak jarang kita saling bertentangan
Kadang ada nada yang sumbang terdengar
kadang seutas kata bermakna menjadi bara
Karna itu di Hari Yang Penuh Rahmat
Saat rampung nya ibadah puasa Ramadhan
Mari kita sempurnakan ibadah kita
Dengan Ungkapan tulus dari lubuk hati yang terdalam
Minal Aidin Wal faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Jumat, 18 September 2009
Kamis, 30 Juli 2009
SURAT CINTA UNTUK ORANG-ORANG YANG TERKASIH

Tolong jangan ajarkan kemarahan di hati anak2ku,
biarkan mereka besar dengan kebersihan hatinya,
kegembiraan dunianya, kebersihan jiwanya,
biarkan matanya tetap sebening air,
biarkan matanya tetap indah, jangan biarkan matanya berubah menjadi redup karena kesedihan yang belum siap dihadapinya.
Biarkan hati dan jiwanya tumbuh perlahan semakin hari semakin kuat.
Agar suatu hari dia menjadi manusia bijak kuat dan pandai dalam bersikap.
Jangan paksa dia untuk mengambil keputusan yang belum dapat dimengertinya
jangan paksa hatinya untuk belajar arti kebencian,
Biarkan dia belajar bahwa keindahan kehidupan
Datang dari ke ichlasan dan keyakinan
Betapa ada yang Maha Kuasa yang lebih berhak
Betapa Sang Khalik lah tempat dia berlari manakala
kebimbangan hati datang padanya
Biarkan hatinya tumbuh dalam kekayaan cinta dan Kasih sayang
Biarkan dia belajar kebijakan bukan datang dari kemarahan
Biarkan dia belajar menilai setiap jengkal kehidupan dengan hati yang bening
Biarkan dia belajar betapa tinggi maknanya tulus dan kejujuran
Biarkan dia tumbuh dalam kematangan usianya yang indah
Minggu, 26 Juli 2009
Pelayanan buruk Rumah Sakit Pemerintah
Uda pernah datang ke ruang observasi rumah sakit pemerintah, coba lihat betapa panjangnya antrian pasien yang menunggu minta dilayani apalagi kalau yang sakit membayar dengan SKTM, GAKIN, dan ASKES arrtinya mereka yang datang tanpa bawa uang Cash, wah selamet deh kalau ga dilayani bak bunyi tembakan Tar...ter...tor... untung aja waktu Qassie masuk rumah sakit aku ga mau pakai segala macam surat, pokoknya PD aja deh CASH... Itu aja sempat ngotot2tan sama COAS yang jaga di ruang rawat inap karena udah kukasih tahu anakku ga ada asma tetap ditulis " riwayat asma(+)", udah kukasih tau aku melahirkan di Mitra Keluaga dengan dokter Hario Untoro eh distatus anakku di tulis aku melahirkan "dibantu bidan, ketika ditanya buang2 air ga ? udah dijawab ngga? eh malah ditulis distatus anakkuk dia buang2 air. Aku udah protes ketika aku baca status anakku dan minta itu dirubah, jawabannya cuma iya, tapi sama sekali ga dirubah, aku rasanya kesal banget, mereka dengan nada sinis bilang bahwa aku sebagai ibunya ga mau anakku dibilang sakit, aneh kan ? lha kalau aku ga mau anakku dibilang sakit ngapain ku bawa anakku ke rumah sakit. kubawa aja anakku ke restoran kek, taman ria kek, nonton kek atau kemanalah yang jelas bukan ke rumah sakit. Heran aku apa aja sih yang dipelajari para calon dokter itu di kuliahan apa ga pernah dilatih untuk menyimak agar ga terjadi kesalahan yang mengakibatkan timbul kasus malpraktek?
Setelah Qassie dirawat 2 hari dengan infus dan oksigen dan antibiotik akhirnya datang dokter yang memeriksa oksigen boleh di lepas nanti menyusul infus nya tapi Qassie harus menjalani terapi uap, dokternya lalu kasih resep obat yang harus ditebus, dalam resep ditulis hanya 3 ampul yang perlu di beli terus katanya Qassie harus diperiksa lab fises, urine, dan darah, Ternyata hasil pemeriksaan lab nya semua bagus termasuk rontgen. tapi Qassie tetap harus menjalani terapi uap. terapi 1-3 sesuai resep dokter aman... tetapi ternyata suster menambah terapinya dengan yang ke IV waktu sedang menjalani terapi anakku bilang kalau perut dia mual, tapi suster tidah mengacuhkan sama sekali, begitu sampai ruangan kamar setelah terapi Qassie mengeluh mau muntah.... eh.. bener aja ga lama dia muntah2, setelah itu menjerit2 kesakitan sambil memegang perutnya. Aku panik dan panggil susternya, apa jawab suster tau ga "itu biasa memang biasanya muntah mengeluarkan lendir, waktu di uap tadi udah makan yaa..?" Padahal suster itu sendiri yang bangunin anakku pagi2 jam 5.30 untuk diuap. Aku bener2 naik pitam pengen rasanya suster itu ku bejek2. setelah ngomong gitu dia lalu pergi tanpa berbuat apa2... sementara anakku masih merintih2 kesakitan. Terus terang aja aku khawatir anakku menjadi korban malpraktek dokter2 muda udah bulat tekadku saat itu ga mau berlarut-larut aku harus keluarkan anakku dari rumah sakit hari ini juga.
Aku titip anakku sama kakak yang kebetulan menemani aku jaga ankku, buru2 lari ke apotik mencari obat maag yang memang selalu dikonsumsi anakku bila sakit perut sesuai petunjuk dokter.karena waktu aku tanya perihnya seperti apa ? anakku bilang seperti kalau sakit perut maagnya kambuh. Balik dari apotik ke kamar anakku ku lihat banyak banget satpam ada sekitar 5 orang ngumpul di depan ruang perawat. Aku masuk ke kamar anakku, dia lagi terbaring lemas. belum ada secuil makanan yang bisa masuk aku lihat sarapan pagi dari rumah sakit masih utuh. waktu ku tanya kenapa ?, dia bilang bahwa selama aku pergi dia muntah lg 3 x dan kakakku habis mengamuk di ruang perawat. Barulah aku mengerti kenapa banyak satpam depan ruang perawat. Aku tanya juga kakakku, rupanya dia kesal karna waktu dikasih tahu Qassie muntah2 lagi, perawat tenang2 aja nonton tv rupanya perawat laki2 itu diseret kakakku ke kamar anakku dan diancam. Ga lama kakakku dipanggil Satpam di bawa ke ruang perawat, disitu udah ada kepala perawat yang dengan nada marah menegur kakakku. Aku segera masuk menyusul, perawat itu pun dengan nada tinggi bicara kepada ku soal kegunaan terapi uap yang dijalani anakku. Aku yang memang sudah kesal sejak awal dengan kelakuan para suster dan COAS yang kurang ajar itu menjawab bahwa aku mau keluarkan anakku dari rumah sakit hari itu juga.Aku minta bill yang harus aku bayar, dengan nada ancaman kepala suster itu bilang aku harus tanda tangan surat perjanjian. Aku jawab aja oke aku tanda tangan sekarang. Hari itu juga anakku ku bawa pulang. Heran aku dengan kelakuan orang2 di rumah sakit pemerintah. Dokter anak di Jakarta bekasi kan banyak rumah sakit juga, kok kelakuannya seenakknya begitu. Apa udah ga punya hati lagi. Yang aku khawatirkan adalah kondisi mereka2 yang tidak mampu. Sedangkan aku aja yang bayar Cash perlakuannya seperti ini gimana yang keadaannya kurang dari aku.
Sebuah keprihatinan yang dalam untuk pelayanan rumah sakit pemerintah, management rumah sakit perlu mengontrol kinerja para suster2nya setiap saat agar melayani para pasien lebih baik. Khusus buat mahasiswa kedokteran, anda kuliah mahal harus dilihat konsekuensi pekerjaan yang sangat erat dengan nilai2 kemanusiaan, yang dihadapi adalah nyawa manusia bukan mesin atau barang. Jika tidak punya hati dan empati yang tinggi lebih baik jangan jadi dokter, kerja kantoran aja, atau cari profesi lain yang tidak punya resiko nyawa orang.
Setelah Qassie dirawat 2 hari dengan infus dan oksigen dan antibiotik akhirnya datang dokter yang memeriksa oksigen boleh di lepas nanti menyusul infus nya tapi Qassie harus menjalani terapi uap, dokternya lalu kasih resep obat yang harus ditebus, dalam resep ditulis hanya 3 ampul yang perlu di beli terus katanya Qassie harus diperiksa lab fises, urine, dan darah, Ternyata hasil pemeriksaan lab nya semua bagus termasuk rontgen. tapi Qassie tetap harus menjalani terapi uap. terapi 1-3 sesuai resep dokter aman... tetapi ternyata suster menambah terapinya dengan yang ke IV waktu sedang menjalani terapi anakku bilang kalau perut dia mual, tapi suster tidah mengacuhkan sama sekali, begitu sampai ruangan kamar setelah terapi Qassie mengeluh mau muntah.... eh.. bener aja ga lama dia muntah2, setelah itu menjerit2 kesakitan sambil memegang perutnya. Aku panik dan panggil susternya, apa jawab suster tau ga "itu biasa memang biasanya muntah mengeluarkan lendir, waktu di uap tadi udah makan yaa..?" Padahal suster itu sendiri yang bangunin anakku pagi2 jam 5.30 untuk diuap. Aku bener2 naik pitam pengen rasanya suster itu ku bejek2. setelah ngomong gitu dia lalu pergi tanpa berbuat apa2... sementara anakku masih merintih2 kesakitan. Terus terang aja aku khawatir anakku menjadi korban malpraktek dokter2 muda udah bulat tekadku saat itu ga mau berlarut-larut aku harus keluarkan anakku dari rumah sakit hari ini juga.
Aku titip anakku sama kakak yang kebetulan menemani aku jaga ankku, buru2 lari ke apotik mencari obat maag yang memang selalu dikonsumsi anakku bila sakit perut sesuai petunjuk dokter.karena waktu aku tanya perihnya seperti apa ? anakku bilang seperti kalau sakit perut maagnya kambuh. Balik dari apotik ke kamar anakku ku lihat banyak banget satpam ada sekitar 5 orang ngumpul di depan ruang perawat. Aku masuk ke kamar anakku, dia lagi terbaring lemas. belum ada secuil makanan yang bisa masuk aku lihat sarapan pagi dari rumah sakit masih utuh. waktu ku tanya kenapa ?, dia bilang bahwa selama aku pergi dia muntah lg 3 x dan kakakku habis mengamuk di ruang perawat. Barulah aku mengerti kenapa banyak satpam depan ruang perawat. Aku tanya juga kakakku, rupanya dia kesal karna waktu dikasih tahu Qassie muntah2 lagi, perawat tenang2 aja nonton tv rupanya perawat laki2 itu diseret kakakku ke kamar anakku dan diancam. Ga lama kakakku dipanggil Satpam di bawa ke ruang perawat, disitu udah ada kepala perawat yang dengan nada marah menegur kakakku. Aku segera masuk menyusul, perawat itu pun dengan nada tinggi bicara kepada ku soal kegunaan terapi uap yang dijalani anakku. Aku yang memang sudah kesal sejak awal dengan kelakuan para suster dan COAS yang kurang ajar itu menjawab bahwa aku mau keluarkan anakku dari rumah sakit hari itu juga.Aku minta bill yang harus aku bayar, dengan nada ancaman kepala suster itu bilang aku harus tanda tangan surat perjanjian. Aku jawab aja oke aku tanda tangan sekarang. Hari itu juga anakku ku bawa pulang. Heran aku dengan kelakuan orang2 di rumah sakit pemerintah. Dokter anak di Jakarta bekasi kan banyak rumah sakit juga, kok kelakuannya seenakknya begitu. Apa udah ga punya hati lagi. Yang aku khawatirkan adalah kondisi mereka2 yang tidak mampu. Sedangkan aku aja yang bayar Cash perlakuannya seperti ini gimana yang keadaannya kurang dari aku.
Sebuah keprihatinan yang dalam untuk pelayanan rumah sakit pemerintah, management rumah sakit perlu mengontrol kinerja para suster2nya setiap saat agar melayani para pasien lebih baik. Khusus buat mahasiswa kedokteran, anda kuliah mahal harus dilihat konsekuensi pekerjaan yang sangat erat dengan nilai2 kemanusiaan, yang dihadapi adalah nyawa manusia bukan mesin atau barang. Jika tidak punya hati dan empati yang tinggi lebih baik jangan jadi dokter, kerja kantoran aja, atau cari profesi lain yang tidak punya resiko nyawa orang.
Rabu, 11 Februari 2009
BECAREFUL WITH YOUR MIND CAUSE WHAT U THINK IS WHAT U GET
Ada pepatah bijak berkata what you think is what u get, so becareful with our imagination. Banyak orang orang yang hidup dengan kekuatan supranatural dikatakan sebagai magician, orang2 yang bertahun tahun menekuni, belajar mengenal diri mereka dengan mengendalikan kemampuan berpikir dan berimajinasi. Bertahun tahun berlatih sampai akhirnya disuatu masa mereka mampu mengendalikan pikiran untuk mengontrol orang lain bahkan alam sekitarnya. Setiap manusia pada dasarnya memiliki kekuatan akal pikiran, yaitu kekuatan alam bawah sadar yang mampu menjadi kekuatan jiwa dan dapat mempengaruhi alam sekitarnya. Dengan kekuatan tersebut manusia mampu untuk merubah alam karena itu berpikir positif akan membuat segala yang bersifat positif mendekat, dan menolak segala hal yang bersifat negatif jauh-jauh. Bergaullah dengan orang-orang yang memiliki pikiran positif agar alam sekitar mengikuti dan mewujudkan keinginan kita.
Ada sebuah kisah tentang seorang pemahat patung yang sangat handal, suatu hari kepiawaian sang pematung terdengar oleh raja maka dipanggillah dia ke istana. Raja lalu meminta pematung tersebut membuat patung dirinya dan sang permaisuri. Dengan penuh kegembiraan sang pematung pulang dan mulai mengerjakan pekerjaannya. dikerjakannya patung sang raja dan ratu dengan sangat hati-hati dia ingin membuat patung yang indah dan semirip mungkin dengan sang raja. Beberapa minggu kemudian patung raja dan permaisuripun selesailah dia lalu membawa patung tersebut ke istana. Alangkah gembiranya sang raja melihat hasil kerja sang pematung tak habis habis dipujinya hasil kerjanya yang sempurna. Lalu raja memberi hadiah yang sangat besar jumlahnya. Kemudian dia lalu meminta pematung tersebut membuat patung para menteri-menterinya. Dengan hati yang penuh kegembiraan sang pematung pulang dengan membawa hadiah yang sangat banyak. Sampai dirumah dengan penuh kegembiraan dia mulai mengerjakan pesanan sang raja. Ketika seluruh patung menteri telah selesai patung-patung tersebut dibawanya ke istana menghadap raja. Raja sangat gembira melihat hasil pekerjaan pematung tersebut. Dengan penuh kebanggaan seluruh patung menteri diletakkan di seluruh istana. Setelah kembali memberi hadiah kepada sang pematung raja pun meminta pematung tersebut membuat patung dirinya sendiri dan membawanya kehadapan raja. Dengan kegembiraan sekaligus bimbang pematung tersebut pulang dia lalu mengerjakan patung dirinya sendiri dengan penuh kegembiraan. Berbeda dengan saat membuat patung raja, permaisuri dan menteri-menterinya. pematung tersebut tidak membuat patung dirinya menjadi sangat indah. Dia membuat patung yang biasa biasa saja karna dalam pikirannya dia berpikir bahwa patung dirinya yang hanya rakyat biasa itu tidak mungkin dan tidak pantas diletakkan diistana menurutnya pasti raja nanti akan meletakkan patung dirinya yang rakyat biasa itu dihalaman untuk penghias taman. Setelah selesai ia lalu membawa patung tersebut kepada raja. Raja sangat terkejut dan kecewa dengan hasil kerja si pematung, dia bingung kenapa pematung tersebut membuat patung dirinya sendiri berbeda tidak sebagus patung raja dan para menteri-menterinya. Raja itu lalu berkata " Hai ki sanak, mengapa patung dirimu kau buat tak seindah patung diriku dan para menteri-menteriku?, tahukah engkau aku begitu bangga padamu karena itu aku ingin meletakkan patungtersebut di dalam istana beserta patungku dan para menteri menteri ku. Tapi karena kau buat patung dirimu tak seindah patungku dan menteri-menteriku maka rasanya tak pantas dia berada dalam istana dia nampak lebih pantas diletakkan dihalaman istana penghias taman". maka raja menyuruh orang untuk meletakkan patung tersebut di taman didekat kolam.
Lihatlah cerita diatas bagaimana cara berpikir kita membuat kita mendapatkan apa yang kita pikirkan. Begitu besar kekuatan daya imajinasi kita menggerakkan alam dan mewujudkannya. Jangan pernah takut berpikir yang besar sambil tetap berusaha untuk mencapainya. Yakinlah bahwa Alam bawah sadar kita akan mendorong alam sekitar untuk membantu kita mencapai apa yang kita inginkan
Langganan:
Komentar (Atom)
